pemberdayaan-masyarakat-kementerian-desa

Kades Ganggga, Djuknais Muris (ujung kiri) berdiskusi dengan TA KNPP Kementerian Desa dan TA Kabupaten Parigi Moutong di kantor desa setempat.

 

PARIGI MOUTONG- Warga Desa Gangga, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah membutuhkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Rusaknya faslitas air bersih Pamsimas yanga ada di desa tersebut menyebabkan suplai air bersih ke rumah warga tersendat.

“Sekitar 245 kepala keluarga yang terdiri atas lebih dari 1.000 jiwa di Desa Gangga ini sangat membutuhkan sarana air bersih untuk kebutuhan memasak, mencuci, dan mandi. Selain kondisi fasilitas Pamsimas yang sudah rusak, mata air yang selama ini diambil untuk menyuplai kebutuhan, debit airnya kurang besar,” keluh Kades Gangga, Djuknais Muris saat berdiskusi dengan Tenaga Ahli Konsultan Nasional Pengembangan Program (KNPP) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, belum lama ini.

Pihaknya mengaku akan melakukan terobosan untuk menangani masalah tersebut menggunakan Dana Desa yang telah diberikan Pemerintah. Diantaranya, menyusun perencanaan pembangunan sarana air bersih baru melalui musyawarah desa. Fasilitas air bersih itu nantinya akan memanfaatkan mata air baru yang selama ini belum dimanfaatkan warga.

“Pembangunan fasilitas air bersih itu nantinya akan terintegrasi dengan peningkatan jalan produksi ekonomi dan pengelolaan wisata desa. Sebab, Sumber mata air dengan potensi wisata air terjun dan perkebunan berada di satu lokasi,” ujarnya.

Dia menambahkan, fasilitas air bersih dan potensi wisata air terjun nantinya akan dikelola oleh desa melalui BUMDes. Harapannya, pembangunan tersebut tidak hanya berdampak pada pemenuhan kebutuhan dasar saja, tapi juga mempunyai dampak ekonomi bagi warga desa.

(Penulis: Rinto Hariyadi, TAU KNPP)

%d blogger menyukai ini: