img-20161107-wa0003

Untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi desa, para Pendamping Desa di Provinsi Bali segera mengambil langkah strategis. Mereka akan mendorong desa-desa untuk memanfaatkan teknologi informasi, khususnya internet, untuk mempromosikan potensi dan produk unggulan desa.

Demikian hasil rapat konsolidasi Pendamping Desa Provinsi Bali bersama Konsultan Nasional Pengembangan Program (KNPP), Selasa (7/11) di Denpasar. Pemanfaatan internet sangat tepat karena sebagian besar desa tengah mengembangkan konsep desa wisata.

“Bali masih menjadi destinasi wisata dunia. Desa wisata menjadi pilihan para wisatawan untuk menikmati suasana kehidupan perdesaan di Bali,” ujar Arief Setyabudi, Tim Leader KNPP.

Untuk menarik banyak wisatawan, desa harus memberikan gambaran secara rinci kehidupan desa di Bali. Setelah itu, desa-desa mempromosikan desa wisata secara luas melalui internet. Akhirnya, masyarakat dunia mengetahui destinasi wisata ini cukup lewat gadget yang mereka gunakan.

“Pendamping Desa bisa tandem dengan Relawan TIK untuk percepat program desa melek internet. Mereka siap berkolaborasi,” lanjut Arief.

Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK) adalah organisasi nirlaba yang bergerak untuk meningkatkan literasi masyarakat melalui penggunaan internet yang produktif dan nyaman. Pendamping Desa telah membangun nota kesepahaman dengan RTIK untuk bergerak bersama di desa.

%d blogger menyukai ini: