Chodry Cahyadi Kepala Desa Hanura, Pesawaran, Lampung

Chodry Cahyadi Kepala Desa Hanura, Pesawaran, Lampung

Desa Hanura, Kabupaten Pesawaran, memiliki kelompok Sistem Hutan Kerakyatan (SHK) Lestari yang memanfaatkan kawasan Taman Hutan Raya Wan Abdul Rachman register 19 sebagai ekowisata.

“Luas lahan yang dikelola mencapai 600 Ha,” tutur Ketua Kelompok SHK Lestari, Agus Guntoro, di Sekretariat SHK Lestari Desa Hanura, Pesawaran (10/04/2017)

SHK Lestari, Desa Hanura memiliki kelompok usaha yang memproduksi hasil olah hasil tani maupun hutan seperti kopi robusta, kripik tempe, kripik kentang, kelating, sale blimbing wuluh, sirop blimbing wuluh, dan kurma tomat.

FB_IMG_1491897254587

Bersama Codry Cahyadi Kades Hanura dan Rifky Indrawan, promosi produk unggulan Desa Hanura

“Produk-produk tersebut di branding menjadi produk unggulan desa dengan pengemasan yang baik dan didukung outlet sederhana untuk menjembatani pemasaran produk,” jelas Chodry Cahyadi, Kepala Desa Hanura.

Agus Guntoro, Ketua SHK Lestari mengatakan pemanfaatan hutan lindung itu sebagai ekowisata dengan kawasan Hutan terdapat  266 pohon endemik, 82 jenis burung, dan 26 satwa kawasan objek wisata dikenal dengan Tahura Wan Abdurrahman.

20170411_140234

Aneka produk usaha ekonomi kelompok SHK Lestari Desa Hanura

SHK Lestari memiliki rumah belajar (learning center), berupa perpustakaan dengan koleksi cukup lengkap untuk membantu penguatan literasi masyarakat. Di sebelah sekretariat dan perpustakaan terdapat studio radio komunitas, yaitu RGL (Radio Gema Lestari) FM yang berafiliasi dengan JRKL Jaringan Radio Komunitas Lampung yang diketuai Rifky Indrawan.

Agus Guntoro bersama Rizky Indrawan merupakan penggiat multi talent di Lampung (Desa, TTG, Lingkungan, Radio, dan IT). Saat ini sedang merencanakan pemetaan ulang untuk menegaskan kembali batas wilayah kelola, terutama terkait dengan batas desa.

Perpustakaan SHK Lestari Desa Hanura yang berfungsi sebagai Pusat Belajar Masyarakat "Learning Centre"

Perpustakaan SHK Lestari Desa Hanura yang berfungsi sebagai Pusat Belajar Masyarakat “Learning Centre”

Menurut Rifky, hal itu penting untuk mendorong percepatan Kebijakan Satu Peta yang memberikan ruang pengakuan Peta Desa yang dilakukan secara partisipatif bisa menjadi peta dasar dalam rangka menyusun peta tematik untuk menyusun perencanaan pembangunan desa.

Di sisi lain, Agus Guntoro pemetaan menjadi penting terutama zona pemanfaatan hutan untuk menjaga kelestariannya. Selain itu warga juga dapat memanfaatkan hasilnya, tapi tidak dengan cara menebang pohon mengingat kawasan tersebut merupakan kawasan hutan lindung.