Sejalan dengan upaya meningkatkan keberhasilan pendamping desa dalam melakukan pemberdayaan, kesadaran tentang pentingnya data juga menjadi salah satu garapan yang harus di utamakan oleh pendamping desa.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakhid Jumali TA Muda Pengembangan Kapasitas Konsultan Pendamping Wilayah (KPW) Propinsi Jawa Tengah di sela kunjungan kerja ke Kabupaten Banyumas.

Ketersediaan data dapat mewakili keadaan sebenarnya di lapangan, oleh karena itu validitas dan akurasi data menjadi prinsip yang harus ditingkatkan.

Indikator keberhasilan kinerja pendamping desa itu dilihat dari keniscayaan data yang dimiliki, karena data inilah yang menjadi pijakan utama untuk melakukan pendampingan. Misalkan di salah satu kecamatan tingkat kemiskinan tinggi, pendamping desa harus punya data angka kemiskinan kemudian data itu sebagai landasan bergerak untuk menurunkan angka kemiskinan di kecamatan tersebut. Ungkap wakhid jumali.

M. Fatikhun, koordinator TA Banyumas menjelaskan tentang pentingnya data. Pendampingan akan semakin menarik ketika data kondisi masyakat kita punyai secara lengkap.

Ke depan pendamping desa, terutama di Banyumas, ketika mau melangkah tidak boleh melupakan data. Data harus menjadi dasar utama pendamping desa dalam melakukan pendampingannya,” tegas Fatikhun

%d blogger menyukai ini: