img-20161222-wa0000MAMUJU TENGAH- Pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Tabolang, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat berniat mengembangkan potensi wisata air terjun yang ada di desa tersebut. Pengelolaan dan pengembangan itu diharapkan berdampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan desa.

Hal tersebut mengemuka dalam acara Pelatihan Pengelolaan Keuangan BUMDesa Harapan di Kantor Desa Tabolang, Kamis (22/12). Kegiatan yang dibuka oleh Plt Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Pembangunan Desa Kabupaten Mamuju Tengah, Zulkifli SPd MSi tersebut diikuti seluruh jajaran pengurus BUMDesa Harapan dan kepala dusun.

Kepala Desa Tabolang, Muhammad Rustam Mappa mengatakan, potensi desa yang dimiliki Desa Tabolang sangat banyak, salah satunya wisata air terjun. Sejauh ini potensi kebanggaan warga Tabolang itu belum dikelola dengan baik, sehingga kurang berdampak positif terhadap kesejahteraan desa.

Dikatakan, tingkat kunjungan wisata ke lokasi itu sudah baik. Setiap akhir pekan selalu banyak pengunjung yang datang untuk berlibur, baik wisatawan lokal maupun luar daerah. Namun, pengunjung yang datang belum dikenakan retribusi alias gratis. “Kami belum berani menerapkan retribusi wisata, karena belum ada regulasinya. Rencananya, potensi air terjun itu akan dikelola oleh BUMDesa,” katanya.

Sementara itu, Tenaga Ahli Utama Konsultan Nasional Pengembangan Program (KNPP) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Hadi Sulistyo yang hadir dalam kegiatan itu mengatakan, sektor pariwisata desa sangat potensial untuk dikembangkan. Sebab, pariwisata saat ini sudah menjadi kebutuhan masyarakat untuk melepas kejenuhan rutinitas kerja. Hanya saja dibutuhkan sentuhan kreatif agar potensi wisata yang ditawarkan mampu menarik perhatian pengunjung. “Ini membutuhkan kreator desa untuk membuat program wisata yang terarah dan terukur. Mulai dari penyediaan fasilitas, kegiatan tambahan dan promosi wisata,” ujarnya. (Rinto Hariyadi)

%d blogger menyukai ini: