mertasari

Diskusi warga Desa Mertasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulteng

SULTENG- Memiliki badan usaha ditingkat desa menjadi idaman warga Desa Mertasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulteng. Badan usaha yang terejawantahkan dalam bentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) tidak hanya bertujuan untuk mendatangkan keuntungan ekonomi bagi masyarakat. Namum, BUMDes digiring sebagai lembaga yang mampu melayani kebutuhan masyarakat desa secara menyeluruh.

“Keuntungan ekonomi itu kami pandang sebagai efek manfaat saja, yang utama adalam BUMDes kami dirikan untuk melayani warga desa. Misalnya, membantu warga dalam mendapatkan pasokan elpiji, pupuk dan benih tanaman padi,” kata Kades Mertasari, Imade Karyanto saat dikunjungi di kantornya akhir Oktober 2016 kemarin.

Dia menjelaskan, BUMDes Mertasari kini sudah menjalanan usaha penjualan elpiji dengan kapasitas 70 tabung dari 215 keluarga. Pihaknya menyadari belum semua warga Mertasari mau memakai elpiji untuk penunjang memasak keluarga. Sebagian warga masih takut menggunakan elpiji dan memilih menggunakan minyak tanah dan kayu bakar.

“Kedepan BUMDes juga akan melakukan upaya sosialisasi kepada masyarakat agar mau berpindah dari minyak tanah ke elpiji,” jelasnya.

Untuk sektor pertanian, lanjut dia, BUMDes Mertasari sudah mampu mendistribusikan 27 ton pupuk urea setiap musim untuk tiga kelompok tani. Jumlah distribusi itu relatif masih kecil karena potensi lahan pertanian di Desa Mertasari mencapai 200 hektare sawah. Hal itu menyesuaikan dengan keterbatasan modal yang dimiliki.

“Usaha tersebut dijalankan menggunakan modal dari dana desa sebayak Rp 78 juta yang baru direalisasikan sebanyak Rp 43 juta,” ujarnya.

Pihaknya merencanakan BUMdes Mertasari akan mengelola simpan pinjam masyarakat dengan sasaran para perajin dan pedagang kecil yang ada di desa tersebut, pengelolaan sandaran perahu, penarikan tagihan rekening listrik, dan usaha jasa intenet.

“Tujuan dari usaha itu yakni memudahkan dan melayani kebutuhan masyarakat,” katanya. (rinto)

%d blogger menyukai ini: