“Posyantek Mitra Mandiri kecamatan Cimaung sebagai lembaga kemasyarakatan yang berkedudukan di tingkat kecamatan, menjadi ruang pengembangan dan pembelajaran antar desa dalam menjawab permaslahan tata kelola sumber daya alam, agar memberikan manfaat bagi masyarakat serta meningkatkan kapasitas pengelola posyantek di desa-desa.”

Posyantek Mitra Mandiri berlokasi di desa Campakamulya, telah membangun kerja-kerja kolektif sejak tahun 2011, Saeful aktivis Posyantek menceritakan, saat-saat awal pendirian banyak suka dan duka, tetapi dengan pendampingan yang intensif Arief Setiyabudi yang terus memotivasi dan bekerja bersama akhirnya nampaklah Posyantek Mitra Mandiri saat ini. Beliau lah sosok dibalik keberhasilan Posyantek Mitra Mandiri ujar Dede Sopandi.

Posyantek Mitra Mandiri telah berperan menjembatani kebutuhan pentingnya teknologi tepat guna bagi masyarakat serta mendorong inovasi tiada henti oleh masyarakat khususnya pelaku UNKM di Desa. Inilah buah pendampingan seorang Arief Setiabudi, selama 2 tahun setidaknya 3 hari dalam seminggu mendampingi kami, ujar Saeful.

Kesungguhan Dede Sopandi, Saeful dan Kawan-kawan membuahkan hasil prestasi yang diakui oleh negara yaitu mendapatkan beberapa penghargaan, termasuk pada tahun 2012 menerima  penghargaan dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono.

Prestasi yang diperoleh terus memicu kerja Posyantek Mitra Mandiri untuk tumbuh dan mengembangkan diri, serta berbagi dengan desa di wilayah kecamatan lainnya di kabupaten Bandung, hingga akhirnya terbentuklah Forum Posyantek Kabupaten Bandung. Saat ini Penggiat Posyantek dibeberapa kecamatan cukup intensif berbagi, mengkaji dan bersama-sama membangun kreativitas dengan mengembangkan inovasi-inovasi baru serta bekerjasama dengan UMKM untuk menjalankan bisnisnya.

Program Kemitraan bisnis yang dibangun Posyantek Mitra Mandiri melalui Bengkel Rekayasan Industri Skala Desa sebagai divisi pengembangan layanan teknologi tepat guna, telah berhasil bekerjasama antara lain :

  1. Kerjasama dengan jaringan alpha mart membuat Mesin Instalasi Air Minum Isi Ulang RO.
  2. Bersama beberapa UMKM mengembangkan sharing modal berupa pengadaan alat dan mesin-mesin sedrhana untuk UMKM, contohnya : Dengan cafe Coffee di kabupaten Bandung serta dengan bebrapa petani kopi bekerjasama menyediakan alat pengolahan kopi, pengemasan, dll.
  3. Bekerjasama dengan Dinas/Instansi Pemerintahan Daerah Kabupaten Bandung serta UMKM pengelolaan Sampah menyedikan mesin sederhadan pengolahan limbah plastik.

Menurut Dede Sopandi, Inovasi teknologi dapat mendongkrak daya saing usaha masyarakat desa. Inovasi membuat pelaku usaha ekonomi perdesaan semakin produktif, sekaligus menekan biaya produksi. Mutu produk semakin baik dan terjamin. Mereka dapat memutus ketergantungan dukungan alat pada industri berskala besar.

Berbagai upaya yang dilakukan Forum Posyantek Mitra Mandiri adalah sebagai berikut :

  1. Pengelolaan Bengkel Rekayasa Industri Skala Desa ( Barikade), yang merupakan worhshop pembelajaran dalam rangka peningkatan kualitas, pengembangan, juga memelihara layanan paska jual.
  2. Program pendidikan bagi masyarakat untuk belajar memabngun kreatifitas pengelolaan berbasis teknologi, dalam hal ini Posyantek Mitra Mandiri menerima program magang untuk kelompok usaha, UMKM, dll.

Pada kesempatan diskusi dengan Rahmat Kabud Dinas Pemberdayaan Nasyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Bandung, bahwa keberadaan posyantek sudah menjawab tantangan selama ini terkait menungkatkan produktivitas masyarakat desa. Lanjutnya beliau sampaikan produktivitas rendah masyarakat Desa yang berimplikasi pada daya saing dalam mengelola dan memanfaatkan sumber daya alam di desa. Atas landasan pikir tersebut Rahmat tuturkan perlunya perumusan strategi implemenrasi kebijakan pengelolaan sumberdaya alam perdesaan dengan memanfaatkan teknologi tepat guna.

Saeful aktivis Posyantek kecamatan Kertasari menuturkan mengenai isu pengelolaan sumberdaya alam di desanya.Tidak bisa dipungkiri bahwa kelangsungan penghidupan masyatakat sangat tergantung pada pengelolaan sumberdaya alam.

Dede Sopandi, menambahkan bahwa pengelolaan sumberdaya alam dengan memanfaatkan teknologi tepat guna dapat melestarikan sumber daya alam serta memberikan pondasi yang kuat untuk bersaing dalam peningkatan pendapatan ekonomi di desa yang selama ini dikuasai oleh pemodal besar dengan teknologi canggih “merusak”. Karena itulah Dede Sopandi, Saeful dan penggiat Posyantek terus akan optimaljan peran lembaga posyantek dengan memvangun jejaring antar wilayah serta dengan pihak-pihak yang mendorong tumbuhnya UMKM dan sektor-sektor usaha kreatif lain.

Sutardjo

%d blogger menyukai ini: