Arief Setyabudi di Kebun Hidroponik BBPLM Kementerian Desa di Ciracas, Jakarta

Arief Setyabudi di Kebun Hidroponik BBPLM Kementerian Desa di Ciracas, Jakarta

Di awal 2017, Konsultan Nasional Pengembangan Program (KNPP) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi fokus menyiapkan sejumlah modul dan bahan bacaan untuk program pembangunan dan pemberdayaan desa. Materi modul merujuk pada data dan pengalaman mereka dalam mengelola program di tahun 2016.

Demikian penjelasan Arief Setyabudi, Team Leader KNPP, di Balai Besar Pengembangan Latihan Masyarakat (BBPLM) Kementerian Desa PDTT, Jalan Ciracas, Jakarta, Rabu (11/1). Modul menjadi salah satu produk menejemen pengetahuan dari kegiatan dinas lapangan, workshop, diskusi, monitoring, dan pendataan.

“Ada modul peningkatan kapasitas BPD, penyelenggaraan musyawarah desa, pengembangan balai rakyat, wirausaha dan ekonomi desa, pelayanan sosial dasar, dan teknologi tepat guna,” ujar Arief.

Bulan Januari-Februari dipilih karena aktivitas dinas lapangan para tenaga ahli belum padat. Selama dua bulan itu, mereka dapat menyusun pengetahuan dan pengalamanny dalam bentuk modul atau bahan bacaan. Selanjutnya modul tersebut akan mendukung kegiatan pelatihan dan pendampingan desa.

“Desa merupakan laboratorium bagi segala inovasi dan rekayasa sosial. Siapapun bisa menguji pemikiran dan gagasannya,” lanjut Arief.

%d blogger menyukai ini: