Pada perjalanan menuju Tasikmalaya, saya sempatkan mampir menimba perkembangan pengetahuan di desa yang sangat dinamis, berdiskusi dengan kawan-kawan UPK Kecamatan Pamarican Ciamis (20/03,2017). Banyak perubahan yang terjadi pada kondisi UPK (unit Pengelola Kegiatan) pasca pendampingan PNPM Mandiri Perdesaan, salahsatunya UPK Pamarican yang menjadi salahsatu pelopor dalam transformasi bentuk dari UPK model program menjadi BUMDes Bersama, gagasan ini sebenarnya lahir sejak UU Desa digulirkan diawal oleh beberapa Kepala Desa saat itu, demikian yang dikatakan Solehudin.

Pada kesempatan diskusi membahas berbagai hal tentang kondisi UPK saat ini,  hadir ketua asosiasi UPK Pangandaran Yoyon Sugiono, Nandang Pendamping Desa, Ketua BKAD Pamarican, Kardiman staf Pemerintah Desa Sidamulih dan tentu para pengurus UPK. Beberapa point pembahasan diskusi antara lain:

  1. Kiprah UPK paska program, yang menghadapi masalah legalitas UPK
  2. Peran Pemerintah Daerah dalam melakukan pembinaan UPK dan kelembagaan pendukungnya
  3. Pengembangan usaha UPK
  4. Berbagai upaya UPK dalam menangani permasalahan pengelolaan dana bergulir ( kemacetan, iddle capital, tata perguliran, dll)
  5. Kondisi beberapa UPK Ciamis dan Pangandaran  yang matisuri dan berpotensi kolap
  6. Permasalahan Perhutani dan Desa terkait pengelolaan potensi sumber air.

UPK di kabupaten Pangandaran pada umumnya sudah terdaftar di akta notaris tutur Yoyon Sugiono, hal tersebut diperlukan sebagai dasar Pemerintah Daerah memberikan supporting baik berupa bantuan modal ataupun dukungan lainnya seperti pelatihan, dll. Sedangkan arah bentuk badan hukum UPK saat ini di Kabupaten Pangandaran masih menunggu regulasi Pemerintah. Untuk menjaga agar dana bergulir tetap berjalan sesuai ruh pemberdayaan, maka nama UPK berubah  nomenklatur menjadi DAPM (Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat), lanjut Yoyon.

 

Diskusi tentang pengelolaan dana bergulir UPK paska program di kantor BKAD UPK Pamarican

Diskusi tentang pengelolaan dana bergulir UPK paska program di kantor BKAD UPK Pamarican (20/03/2017)

Berbeda Di Kabupaten Ciamis, nama UPK tetap dipakai, demikian dikatakan Solehudin, sedangkan di Kecamatan Pamarican, saat ini BKAD selain memiliki unit Simpan Pinjam UPK, juga memiliki unit Usaha Bersama bidang perdagangan“Desa Mart”.  Desa Mart mendapatkan dukungan dari program Direktorat Pengembangan Ekonomi Kawasan, Direktorat Jendral Pembangunan Kawasan Perdesaan, Kementerian Desa,PDT dan Transimigrasi.

Promosi produk unggulan kelompok desa-desa binaan BUMDes Bersama UPK BKAD Geger bentang kec. Pamarican Ciamis

Promosi produk unggulan kelompok desa-desa binaan BUMDes Bersama UPK BKAD Geger bentang kec. Pamarican Ciamis

Desa Mart yang dibangun di kecamatan Pamarican merupakan bagian dari BUMDes Bersama yang menjadi kesepakatan antar desa. Usaha yang dijalankan melalui Desa Mart selain perdagangan tetapi juga mengelola pengemasan (packaging) produk kelompok-kelompok UPK.  Pengemasan produk kelompok bertujuan untuk meningkatkan dan memperkenalkan produk unggulan desa-desa di Pamarican sehingga memiliki harga yang kompetitif dan produk kelompok naik kelas, demikian disampaikan Indri manajer Desa Mart. Desa Mart menjual kebutuhan masyarakat seperti sembako serta kebutuhan rumah tangga lainnya, disamping menjadi sarana promosi produk-produk kelompok. Disamping itu Desa Mart berfungsi sebagai wadah belajar bisnis kelompok-kelompok di desa, demikian dituturkan Indri.

17191684_1339674982722122_5383897059490337169_o17349640_888873804587479_4645900976341008218_o

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Indri selanjutnya menyampaikan bahwa Desa Mart Geger Bentang Pamarican memiliki unit pengemasan produk kelompok, karena Pengemasan merupakan suatu pembungkusan yang dilakukan terhadap produk dengan tujuan agar produk tidak mudah rusak dan memiliki nilai sensoris yang baik. Salah satu bentuk perlakuan dari pengemasan yaitu pengemasan dengan udara termodifikasi. Penyimpanan dengan udara termodifikasi merupakan pembaruan yang paling penting dalam penyimpanan produk olahan kelompok seperti kripik, gula kristal,dll, sehingga udara yang mengelilingi produk sebagai atmosfer terkontrol di mana keadaan gas terus-menerus dikendalikan dan disesuaikan pada konsentrasi yang optimal.

Di Kecamatan Pamarican selain Desa Mart yang dikelola  oleh Bumdes bersama juga ada Desa Mart yang dikelola oleh Bumdes yaitu Desa Mart Sidamulih, sebuah desa terpencil paling ujung diwilayah kecamatan Pamarican.